Ada Luka di Perut Pemuda Semarang yang Tewas usai Tawuran, Jenazah Diautopsi di RSUP Kariadi

Pemuda Semarang yang meninggal usai terlibat tawuran antar-kelompok tewas. Ia memiliki luka di bagian perut yang diduga menjadi penyebab kematian.

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Ditemukan luka di tubuh pemuda Semarang yang meninggal usai terlibat dalam tawuran antar-kelompok.

Ilham Raya Saputra (21) warga Jalan Bonharjo, Tanjung Mas, Semarang Utara meninggal selepas tawuran ternyata memiliki bekas luka di bagian perut sisi kiri atas.

Luka itu diduga kuat menjadi penyebab Ilham meninggal dunia sesudah saling serang dengan kelompok pemuda lainnya di Jalan  Kalibaru Timur,  Bandarharjo, Semarang Utara, Sabtu (10/2/2024) sekira pukul 03.00 WIB.

Baca juga: Pemuda Semarang Meninggal usai Ikut Tawuran, Keluhkan Sesak Napas, Polisi Tangkap 7 Tersangka

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar saat mendatangi  lokasi tawuran. Di lokasi tersebut, tujuh tersangka ditangkap di Jalan Kalibaru Timur, RT 5 RW9, Bandarharjo, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang,Sabtu (10/2/2024). (Iwan Arifianto/TribunBanyumas.com)

“Untuk penyebab pasti kematian korban, jenazah kami bawa ke rumah sakit RSUP Kariadi Semarang untuk autopsi,” kata Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena di lokasi kejadian.

Keluarga sempat menolak untuk melakukan autopsi.

Namun, selepas diberi pengertian polisi akhirnya keluarga menerima mayat korban dibawa ke rumah sakit.

“Kami masih cari tahu penyebab pasti kematian pasti korban,” papar Andika.

Baca juga: Identitas Mayat Berhelm di Secang Magelang Terungkap: Pelajar SMP Korban Tawuran, Musuh Bawa Celurit

Pihaknya juga mengamankan tujuh orang pemuda yang terlibat tawuran dengan kelompok korban.

“Iya ada beberapa pemuda yang sudah kita tangkap,” jelasnya.

Terpisah, Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan, korban bersama sejumlah temannya melakukan janjian untuk melakukan tawuran dengan kelompok Kalibaru pada pukul 02.00 WIB.

Sesudah melakukan tawuran, korban alami luka di perut bagian atas sebelah kiri.

“Korban juga sempat mengeluhkan sesak nafas,” terangnya.

Korban sempat di antar oleh dua orang temannya ke Rumah Sakit Pantiwilasa Dr Cipto Semarang.

Di rumah sakit tersebut, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.

Baca juga: Tawuran Bawa Celurit hingga Ada yang Ngumpet di Konter, Geng Remaja di Banyumas Dibekuk Polisi

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Baca Juga

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *