Brigade al-Qassam Habisi 10 Tentara Israel dari Jarak Dekat

Brigade al-Quds Jihad Islam Palestina (PIJ) mengatakan bahwa pejuangnya menyergap pasukan Israel pada Senin fajar, di kota Maen di sebelah timur kota

SERAMBINEWS.COM – Brigade al-Qassam Hamas mengumumkan bahwa para pejuangnya mampu melenyapkan, dari jarak dekat, 10 tentara Israel di kota Aabasan, yang terletak di sebelah timur kota Khan Younis, di selatan Jalur Gaza.

Di daerah yang sama, pejuang al-Qassam meledakkan alat peledak anti-personil, membunuh dan melukai anggota pasukan Israel lainnya.

Brigade al-Quds Jihad Islam Palestina (PIJ) mengatakan bahwa pejuangnya menyergap pasukan Israel pada Senin fajar, di kota Maen di sebelah timur kota Khan Younis.

Beberapa pejuang menunggu kedatangan pasukan Israel ke lokasi di mana penyergapan direncanakan akan dilakukan.

Setibanya di sana, para pejuang langsung menargetkan pasukan tersebut dengan peluru anti-personil, peluru termobarik, dan senapan serbu, membunuh dan melukai musuh.

Unit mortir Brigade Al-Quds juga menargetkan pusat komando dan kendali Israel, yang didirikan di Khan Younis.

Baca juga: Biden Marah Sebut Benjamin Netanyahu sebagai Orang Jahat

Pejuang Brigade Al-Mujahidin melancarkan serangan roket ke lokasi Israel yang dilengkapi dengan peralatan spyware dan pengintaian, di sebelah timur Jalur Gaza tengah.

Brigade tersebut juga mengumumkan bahwa para pejuangnya membunuh dan melukai pasukan Israel yang mengambil posisi di sebuah gedung yang sebelumnya telah disiapkan untuk diledakkan.

Militer Israel membunuh 3 tawanan lainnya

Pada hari Minggu, Brigade al-Qassam mengumumkan bahwa setelah penembakan dan serangan Israel yang terus menerus terhadap bangunan tempat tinggal warga Palestina di Jalur Gaza, dua tawanan Israel yang ditahan oleh Perlawanan terbunuh, sementara delapan lainnya terluka, dalam waktu 96 jam sejak pengumuman tersebut dirilis.

Faksi Perlawanan menekankan bahwa pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas nyawa para tawanan yang terluka, yang berisiko meninggal setiap saat karena memburuknya sumber daya terkait kesehatan di Jalur Gaza.

Pada hari Senin, Abu Obeida, juru bicara militer al-Qassam, mengatakan bahwa tiga dari delapan tawanan yang terluka meninggal, setelah menderita luka-luka yang diderita oleh angkatan bersenjata mereka sendiri.

Juru bicara tersebut mengatakan bahwa Perlawanan akan menunda pengumuman yang lebih rinci, yang akan mencakup nama dan foto para tawanan yang terbunuh sampai nasib para tawanan yang terluka menjadi jelas.

Jumlah korban di Israel terus meningkat

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *