Gerindra Jateng Temukan Kecurangan Pilpres di TPS Banjarnegara, Surat Suara Sudah Tercoblos

DPD Partai Gerindra Jateng menemukan indikasi kecurangan di Pilpres 2024. Surat suara di TPS Banjarnegara sudah tercoblos.

Budi Susanto/TribunBanyumas.com

Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Sudaryono yang juga Sekretaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Jateng memberikan keterangan kepada media saat ditemui di Kantor DPD Partai Gerindra Jateng. Pihaknya menemukan indikasi kecurangan saat pemilihan presiden/ Pilpres 2024. Surat suara ditemukan tercoblos sebelum pencoblosan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANGGerindra Jateng menemukan indikasi kecurangan saat pemilihan presiden/ Pilpres 2024. Surat suara ditemukan tercoblos sebelum pencoblosan, di antaranya di Banjarnegara.

Ketua DPD Partai Gerindra Jateng yang juga Sekretaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Jateng, Sudaryono mengatakan, pihaknya telah menemukan kecurangan pemilu di beberapa Tempat Pemungutan Suara/ TPS di Jateng. 

Menurutnya, kecurangan tersebut terjadi di TPS 13 Balai Muslimin Gumingsir Kabupaten Banjarnegara, lalu di TPS 08 Karang Kemiri Wanadadi Kabupaten Banjarnegara.

Baca juga: Sekjen Gerindra Yakin Prabowo-Gibran Bisa Rebut Suara di Jateng

Tak hanya itu, dikatakannya kecurangan serupa juga ditemukan di TPS 13 Jangkungharjo Brati Kabupaten Grobogan.

“Di Jateng telah ditemukan kecurangan di TPS-TPS tertentu dengan surat suara sudah tercoblos untuk pasangan capres tertentu.

Ini jadi perhatian semua pihak,” jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (15/2/2024).

Atas temuan kecurangan pemilu tersebut, Sudaryono menegaskan pihaknya akan terus waspada dan mengantisipasi munculnya temuan-temuan baru di wilayah lain. 

Baca juga: Lambang PKI Diselipkan di Surat Suara di TPS Semarang, Ini Penjelasan KPU

Hal tersebut tentunya akan sangat mencoreng pagelaran pesta demokrasi di Indonesia dan mempertanyakan netralitas penyelenggara Pemilu. 

“Jadi saya tegaskan bahwa kami telah menemukan kecurangan di beberapa TPS.

Kami tidak sebut nomor berapa, tapi kami punya data dan buktinya.

Kami tetap waspada bahwa akan ada TPS-TPS lain yang terkondisikan di mana surat suaranya itu sudah tercoblos paslon tertentu,” tegasnya.

Atas dasar temuan-temuan kecurangan tersebut, pihaknya telah melaporkan masalah itu ke pihak Bawaslu dengan melampirkan berita acara saksi sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. 

Ia juga mengaku prihatin atas temuan kecurangan tersebut di beberapa TPS.

Bahkan ada indikasi TPS tertentu sudah tekondisikan tercoblos oleh pasangan paslon tertentu.

“Akan terus kami waspadai dan kami kawal hingga tuntas.

Sehingga pesta demokrasi di Indonesia bisa berjalan dengan jujur dan adil,” imbuhnya. (*)

Baca juga: Ujian Pengirim Kotak Suara ke Desa Paling Terpencil di Batang, Harus Memutar Lewat Banjarnegara

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *