Ini Data Pemilik Tujuh Ruko yang Terbakar di Samalanga

Selain melakukan pendataan, pihak BPBD juga menyerahkan bantuan masa panik kepada para korban ruko terbakar.

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sebanyak tujuh ruko di Keude Samalanga Bireuen kawasan Desa Sangso, kecamatan tersebut ludes terbakar, seorang remaja bernama M Rasyidin warga Desa Meunasah Udeung, Bandar Baru Pidie Jaya dan juga salah seorang santri Dayah Tauthiatut Thullab (DTB) Desa Arongan Kecamatan  Simpang Mamplam, Bireuen meninggal dunia.

Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko SH MH didampingi Kapolsek Samalanga, Camat Samalanga, Taufik SE mengatakan, ketujuh ruko yang terbakar yaitu warkop Sagoe Kupi milik Zulfahmi (60) warga Desa Sangso, Samalanga, toko grosir Niaga Maju milik Tgk Sanjani (32), warga Desa Glee Meundong, Samalanga dan toko grosir Adek Abang, milik Mirza (33) warga Desa Rheum Baroh, Simpang Mamplam, Bireuen.

Berikutnya, rumah makan Dua Berlian milik Yuswadi Daud (51),  warga Desa Matang, Samalanga,  toko pecah belah Elizar mlik Muhammad Rifki (33), warga Desa Lancok, Samalanga, ruko kelontong Rahmat Jaya milik Raja Azwani (23) warga Desa Lhok Dagang, Pandrah dan ruko jualan pupuk Berkat Tani milik Muksalmina (35) warga Desa Blang Kuta Dua Meunasah, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen.

Kapolres Bireuen memprediksi, tidak menutup kemungkinan peristiwa kebakaran tersebut akan terjadi lagi jika tidak ada upaya normalisasi bangunan dari pemerintah setempat dan pemeliharan listrik setiap bulannya.

Kapolres menghimbau Pemkab Bireuen agar segera memberi bantuan untuk para korban kebakaran. Kemudian, memanggil  pihak PLN setempat untuk dilakukan pemeliharaan listrik setiap bulannya di daerah-daerah rawan terjadinya korslet arus listrik agar terhindar dari peristiwa kebakaran di kemudian hari. 

“Kami menghimbau kepada Muspika Samalanga untuk sementara menyediakan tempat pengungsian bagi para pemilik toko sambil menunggu kelanjutan lebih lanjut,” ujar Kapolres

Sementara itu, BPBD Bireuen selain melakukan pendataan juga menyerahkan bantuan masa panik. Kalak BPBD Bireuen, Afwadi BA melalui  Pusdalops PB Regu A, M Rakjab SE didampingi anggota lainnya mengatakan,  tim BPBD sedang melakukan pendataan di lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Selain melakukan pendataan juga menyerahkan bantuan masa panik kepada para korban ruko terbakar,” ujar M Rakjab.(*)

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *