Tetesan Air Mata Suwandi Anggota KPPS yang Alami Pembekuan Darah Saat Tugas, KPU Upayakan Santunan

Tetasan ari mata Suwandi, anggota KPPS di Air Belo, Mentok Bangka Barat yang mengalami pembekuan darah saat bertugas. KPU Babar upayakan santun

BANGKAPOS.COM – Air mata Suwandi, anggota KPPS di Bangka Barat yang mengalami pembekuan darah saat bertugas pada Pemilu 2024, tampak menetes setelah menjalani operasi di RS KIM Pangkalpinang.

Demikian disampaikan anggota KPU Bangka Barat, Devisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Henny Afriana, Sabtu (17/2/2024) saat menjenguk Suwandi.

Suwandi merupakan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 3 Air Belo, Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Bagi Henny, tetesan air mata itu artinya Suwandi mulai sadar.

Tim medis memang sudah memperbolehkan Suwandi dijenguk oleh keluarganya.

Keadaannya mulai membaik.

“Saat ini Suwandi sudah sadar, dokter sudah menyarankan keluarga masuk ke ruangan menjenguk, tetapi satu per satu. Belum boleh diajak bicara. Tetapi ia telah merespon, karena ada menetes air mata, saat keluarga menjenguk,” kata Henny Afriana, Sabtu (17/2/2024).

Ya, pelaksanaan Pemilu 2024  menyisakan cerita sendiri bagi Suwandi,anggota KPPS di Bangka Barat.

Ia merupakan satu dari empat anggota KPPS di Kabupaten Bangka Barat yang dilaporkan drop saat penghitungan surat suara pada Rabu (14/2/2024) lalu.

Dari empat orang itu, dua orang di antaranya (termasuk Suwandi) masih menjalani rawat inap di rumah sakit di Parittiga dan Kota Pangkalpinang.

Sementara dua lainnya sudah pulih.

“Jadi setelah kami lihat perkembanganya baik, Suwandi telah merespon, dan sudah sadar. Karena kemarin belum sadar, dari kejadian ia pingsan dan operasi pembekuan darah di otak sudah dilakukan,” kata Henny.

Henny menjelaskan biaya atau pelayanan kesehatan anggota KPPS yang tumbang akibat sakit dan kecelakaan ini ditanggung dari BPJS kesehatan.

“Karena ia sakit dalam kondisi bertugas, berdasarkan PKPU nomor 58 tahun 2023, nanti dari KPU ada bentuk kepedulian, walaupun nilainya tidak seberapa. Kita akan buat kronologisnya, kita sudah datang melihat, nanti ada santunan untuk kategori sedang, hingga ke berat,” katanya.

Halaman selanjutnya

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *