Sejumlah Partai Potensi Gantikan Kursi Kepemimpinan di DPRK, Termasuk Aceh Besar dari PAN ke PA

Beberapa di antaranya seperti Aceh Besar dari yang sebelumnya dikuasai PAN dengan Ketua DPRK Iskandar Ali, berpotensi dipegang Partai Aceh…

Laporan Sara Masroni | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sejumlah partai berpotensi tergantikan dari kursi kepemimpinan di tingkat DPRK pasca Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Beberapa di antaranya seperti Aceh Besar dari yang sebelumnya dikuasai PAN dengan Ketua DPRK Iskandar Ali, berpotensi dipegang Partai Aceh (PA) pada periode ke depan.

Meski demikian, kedua partai hanya berselisih tipis. Dari 56,17 persen suara yang masuk per Senin (26/2/2024), PA yang berada di peringkat pertama mendapat 11.982 di Aceh Besar dan PAN pada posisi kedua mengantongi 9.912 suara.

Selanjutnya Bireuen yang pada periode lalu dikuasai PA dengan Ketua DPRK Rusyidi Mukhtar juga berpotensi digantikan oleh Golkar pada periode selanjutnya.

Dari 76,19 persen suara yang masuk, Golkar memimpin 28.142 suara, diikuti posisi kedua PKB 20.342 suara, baru kemudian PA di peringkat ketiga dengan perolehan sebesar 18.509 suara.

Hal yang sama juga berpotensi terjadi di Aceh Tamiang. Bila sebelumnya dipimpin Gerindra dengan Ketua DPRK Suprianto, kini berpotensi tergantikan oleh PA pasca Pemilu 2024. Dari 81,27 persen suara yang masuk, PA unggul sebesar 16.122 suara.

Sementara di posisi kedua ada Golkar 14.705 suara dan Gerindra sebagai penguasa sebelumnya berada di peringkat ketiga dengan 14.364 suara.

Partai Peraih Suara Terbanyak DPRK se-Aceh

Di sisi lain, PA masih menjadi penguasa sementara pada Pileg 2024 tingkat DPRK dengan unggul di 10 kabupaten/kota. Sementara Golkar menang di lima kabupaten dan NasDem perkasa di empat kabupaten/kota.

Hal itu berdasarkan data yang masuk antara 29,23 – 89,36 persen dari 23 kabupaten/kota di Aceh sebagaimana diakses dari situs resmi pemilu2024.kpu.go.id per Senin (26/2/2024) pukul 21.05 WIB malam.

PA meraih banyak pemilih untuk DPRK dari Aceh Utara dengan perolehan 45.030 suara, Aceh Tamiang 16.122 suara dan Aceh Timur sebesar 15.084 suara.

Adapun yang menjadi lumbung suara PA di Aceh Utara meliputi Dapil 3 dengan perolehan 22.797 suara dan Caleg DPRK, Arafat SE MM menjadi pendulang dengan 8.806 suara, disusul Muhammad Romi 5.594 suara, Rifarhan alias Geuchik Paang 2.713 dan Nazaruddin alias Abram sebesar 2.148 suara.

Sementara Golkar mendapat banyak pemilih dari DPRK Bireuen sebanyak 28.142 suara, Aceh Tenggara 20.275 suara dan Aceh Tengah sebesar 15.824 suara.

Selanjutnya NasDem menang di Aceh Selatan sebanyak 14.306 suara, Banda Aceh 11.893 suara dan Aceh Singkil sebesar 8.249 suara.

Sisanya, masing-masing partai menang di satu kabupaten/kota tingkat DPRK meliputi PAN dengan 8.795 suara di Aceh Barat, PPP 6.295 suara di Nagan Raya, Hanura 6.234 suara di Subulussalam dan Gerindra sebesar 5.715 suara di Abdya.

Perolehan suara akan terus berubah dan akan terus diperbarui di situs resmi KPU RI. (*)

BERITATERKAIT

Baca Juga

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *