Berawal Cekcok di Ruang Karaoke, Warga Genuk Semarang Tewas Dibacok Dua Temannya di Depan Hotel

Ilham (23) meregang nyawa di depan Hotel Just Inn, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, setelah karaoke bersama dua temannya.

TRIBUNBANYUMAS/IWAN ARIFIANTO

Satreskrim Polrestabes Semarang menangkap Garda Yoga Pamungkas (pakai kruk) dan Muhammad Daniel Rifail (di kursi roda) alias Bangor digelandang polisi di Mapolrestabes Semarang, Kamis (29/2/2024), dalam kasus pembunuhan pemuda bernama Ilham, warga Genuk. Penganiayaan berujung hilangnya nyawa korban itu dipicu cekcok di ruang karaoke pada Kamis (22/2/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Ilham (23) meregang nyawa di depan Hotel Just Inn, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, setelah karaoke bersama dua temannya.

Ilham tewas dibunuh dua temannya tersebut, Garda Yoga Pamungkas (20) dan Muhammad Daniel Rifail(18) alias Bangor, Kamis (22/2/2024).

Sebelum kejadian, tiga sekawan ini cekcok saat karaoke bersama.

“Iya, kami awalnya karaoke bareng, awalnya saya tak terima ketika teman kami, Robi, bawa Hendro keluar dari ruangan karaoke,” ujar tersangka utama, Yoga, saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolrestabes Semarang, Kamis (29/3/2/2024).

Berawal dari cekcok itu mereka kemudian Berkelahi.

Mulanya, tersangka Yoga berkelahi dengan Robi tetapi dilerai oleh korban Ilham.

“Kami ribut dari karaoke sampai di lampu merah Mataram (MT Haryono, Semarang Timur). Ketika melerai itulah Ilham malah mukul mata saya,” lanjut Yoga.

Baca juga: Kredit Fiktif Libatkan 3 Bank Pelat Merah di Semarang Diusut, Kejati Jateng Tetapkan 2 Tersangka

Tak terima dipukul Ilham, Yoga lantas mengajak Bangor pulang.

Pentolan gangster Enjoy Semarang ini lantas mengambil sebuah celurit di rumah.

Berbekal celurit, warga Boomlama, Kuningan, Semarang Utara, ini lalu mendatangi rombongan korban yang sedang mabuk ciu di depan Hotel Just Inn di Jalan Kartini II.

“Habis bacok Ilham, saya kabur ke Salatiga, Solo, Yogyakarta, dan Demak,” kata Yoga.

Korban dibacok, Ilham juga sempat dilindas motor oleh Bangor.

“Saya lindas karena sedang mabuk, dari awal tak ada masalah pribadi dengan korban,” kilah Bangor.

Kedua tersangka ternyata cukup lincah menghindari kejaran polisi.

Baca juga: Siap-siap, Nusantaratour Bakal Gelar Travel Fair di Semarang: Paket Wisata ke Eropa Mulai Rp24 Juta

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *