Kejar Hingga 6 Jam, Akhirnya Bea Cukai Langsa Sita 290.000 Batang Rokok Ilegal danamp; Tangkap 1 Tersangka

Kronologisnya dimulai dari informasi yang diterima pada tanggal 24 Februari 2024 pukul 19.00 WIB akan ada pengiriman rokok ilegal melalui wilayah peng

Kronologisnya dimulai dari informasi yang diterima pada tanggal 24 Februari 2024 pukul 19.00 WIB akan ada pengiriman rokok ilegal melalui wilayah pengawasan Bea Cukai Langsa

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA – Bea Cukai Langsa kembali berhasil mengungkap kasus perdagangan rokok ilegal di wilayah Kabupaten Aceh Timur.

Selain menyita 290.000 batang rokok ilegal, petugas juga menangkap seorang pria diduga sebagai tersangka, yakni berinisial TAL yang tak disebutkan alamatnya. 

Kepala Bea Cukai Langsa, Sulaiman, Minggu (3/3/2024), mengatakan operasi penangkapan rokok ilegal ini guna menjaga kestabilan ekonomi dan melindungi kepentingan negara.

Menurut Sulaiman, penindakan ini dilakukanpada Minggu, 25 Februari 2024 di Desa Beusa Seberang, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur. 

Kronologisnya dimulai dari informasi yang diterima pada tanggal 24 Februari 2024 pukul 19.00 WIB akan ada pengiriman rokok ilegal melalui wilayah pengawasan Bea Cukai Langsa

Kemudian Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai segera merespon informasi tersebut dan berkoordinasi untuk menangkap pelaku.

Setelah dilakukan penyelidikan, tim berhasil menemukan mobil pengangkut yang dicurigai mengangkut rokok ilegal di Kecamatan Seumadam, Aceh Tamiang, pukul 23.00 WIB. 

Saat itu petugas Bea Cukai memantau dan mengejar pelaku hingga ke Desa Beusa Seberang, Aceh Timur.

Mobil yang dicurigai akhirnya berhasil dihentikan pukul 05.00 WIB Subuh, Minggu, 25 Februari 2024. 

Artinya pengejaran itu capai enam jam. 

Penangkapan ini dilakukan bersama Anggota Opsnal Sat Intelkam Polres Aceh Timur.

Dari hasil pemeriksaan petugas tersebut, ditemukan 29 karton rokok ilegal berbagai merek tanpa pita cukai dengan jumlah total 290.000 batang. 

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *