Surat Suara Rusak di TPSLN Hong Kong Mencapai 15 Ribu, PPLN: Digunting dan Dicoret-coret

Surat suara tidak sah Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Indonesia di Hongkong mencapai 15.059.

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA – Surat suara tidak sah Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Indonesia di tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) Hong Kong mencapai 15.059.

Banyaknya surat suara rusak itu terjadi karena digunting atau dicoret-coret.

Hal ini diketahui dalam rapat pleno penetapan hasil pemilu di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Minggu (3/3/2024) malam.

Dalam laporannya, Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Hong Kong dan Macau mencatat, kertas suara yang digunakan sebanyak 78.378 untuk Pileg 2024 DPR RI Dapil Jakarta II.

Dari jumlah tersebut, kertas suara sah sebanyak 63.319 dan kertas suara tidak sah mencapai 15.059.

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Real Count KPU Kabupaten Semarang Pemilu 2024, Partai Ini Jadi Juara

Kondisi ini pun menimbulkan pertanyaan dari seorang saksi yang hadir dalam rapat pleno, saat anggota KPU Betty Epsilon Idroos memimpin pleno.

“Bapak Ibu sekalian, mungkin sudah bisa kita terima hasilnya?” tanya Betty.

“Maaf, saya ada pertanyaan sedikit,” intrupsi seorang saksi di rapat pleno KPU.

“Silakan,” jawab Betty.

“Angka suara-suara tidak sahnya sangat tinggi, sekitar 25 persen. Kenapa surat suara tidak sahnya tinggi? Mungkin bisa dijelaskan,” tanya saksi.

Baca juga: Ganjar-Mahfud Unggul di Pemungutan Suara Pilpres 2024 di AS dan Australia, Prabowo-Gibran di Rusia

Kemudian, PPLN Hongkong dan Macau menjelaskan, kerusakan surat suara itu diduga karena keterbatasan tingkat pemahaman para pemilih.

“Kami menulis dalam berita acara bahwa jumlah tidak sah lumayan signifikan. Hal ini diduga kuat terjadi karena keterbatasan tingkat pemahaman dan atau literasi pemilih yang terdaftar di Hong Kong dan Macau,” jawab PPLN Hong Kong dan Macau, Romo.

“Meskipun sosialisasi teknis penyampaian hak suara melalui pos telah dilakukan secara komprehensif, termasuk panduan visual yang dapat diakses pada laman media sosial PPLN Hongkong dan Macau,” jelasnya.

Dikatakan Romo, temuan surat suara tidak sah itu berupa digunting juga dicoret-coret.

“Dan itu kebanyakan terjadi lewat pos,” katanya. (Tribunnews.com/Rahmat W Nugraha)

Baca juga: 76 Rumah di Brebes Rusak Akibat Tanah Gerak, 237 Warga Terpaksa Mengungsi

Baca juga: Cemburu, Caleg DPR RI dari Partai Garuda di Dapil Jabar Jadi Otak Pembunuhan Selingkuhan Kekasih

Sumber: Tribunnews

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *