Banjir Pati Rendam Rumah Warga Dukuhseti, Alih Fungsi Hutan Lindung di Muria Biang Kerok

Bencana alam banjir merendam rumah warga di sejumlah desa di Kecamatan Dukuhseti, Pati. Alih fungsi hutan lindung di Muria jadi penyebabnya.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – Bencana alam banjir merendam rumah warga di sejumlah desa di Kecamatan Dukuhseti, Pati, Sabtu (9/3/2024). Alih fungsi hutan lindung di Pegunungan Muria diduga jadi biang kerok.

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur sejak Jumat (8/3/2024) malam hingga Sabtu. 

Camat Dukuhseti Agus Sunarko menuturkan, wilayah di Dukuhseti, Pati yang diterjang banjir antara lain Desa Dukuhseti, Dukuh Lendoh Desa Wedusan, Desa Banyutowo, dan Desa Tegalombo. 

Baca juga: Pipa Rusak Diterjang Banjir, 229 Keluarga di Kragilan Kabupaten Semarang Kesulitan Air Bersih

Menurutnya, penyebab banjir ialah curah hujan tinggi di wilayah Pegunungan Muria bagian utara.

”Curah hujan tinggi mulai Jumat sampai Sabtu menyebabkan genangan air di sejumlah desa,” kata dia.

Selain permukiman warga, areal tambak perikanan dan lahan persawahan juga kebanjiran.

Agus meminta pemerintah desa setempat terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah penanganan yang diperlukan. 

Baca juga: Jembatan di Salam Salatiga Ambrol Diterjang Banjir dari Merbabu: Pemotor Berjatuhan, 1 Meninggal

Dia juga meminta pemerintah desa (pemdes) setempat mengunakan dana darurat kebencanaan sesuai ketentuan yang berlaku jika banjir tak kunjung surut.

Kepada masyarakat, Agus mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Kewaspadaan dinilai penting, mengingat bahwa hujan di wilayah Pegunungan Muria masih terjadi dan banjir berpotensi meluas.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan, kritisnya sebagian lahan di Pegunungan Muria merupakan faktor utama penyebab banjir di Pati bagian utara.

Alih fungsi hutan lindung menjadi lahan pertanian tanaman semusim dinilai jadi biang keroknya.

Budi mengatakan, kondisi ini mengakibatkan fungsi hutan lindung untuk penyerapan air hujan terganggu. 

Walhasil, ketika terjadi hujan lebat, hanya sebagian kecil air yang bisa terserap dan tertampung dalam tanah di gunung.

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *