Ramadan Baru Mulai, Pemuda di Pekalongan Sudah Jual Obat Mercon Bahan Petasan. Kini Diamankan Polisi

Pemuda di Pekalongan dibekuk anggota Polres Pekalongan karena meracik obat mercon untuk bahan petasan.

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN – Ramadan baru dimulai, seorang pemuda asal Sambirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, telah ditangkap polisi karena meracik obat mercon untuk bahan petasan.

Pemuda berinisial AHW (20) itu ditangkap setelah dua kaki tangannya, dua remaja berinisial HN (18) dan DA (14), lebih dulu ditangkap karena menjual obat mercon.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Isnovim Chodariyanto mengatakan, kasus ini terungkap setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat adanya transaksi obat mercon.

Polisi kemudian menindaklanjuti dan menemukan dua remaja menunggu pembeli obat mercon yang diracik AHW, di Jalan Raya Karanganyar, Desa Karangsari, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (9/3/2024).

“Sabtu sore, tepatnya di depan kolam renang Karanganyar, tim Resmob mengamankan dua orang yang sedang menunggu pembeli obat mercon.”

“Keduanya, yakni HN (18) dan DA (14), merupakan warga Kota Pekalongan,” kata Isnovim, Senin (11/3/2024).

Baca juga: Jelang Ramadan, Polda Jateng Ingatkan Warga Tak Menyalakan Petasan. Bisa Dihukum Seumur Hidup

Dari tangan mereka, petugas mengamankan barang bukti berupa bahan peledak obat mercon sebanyak 1 kg.

Dari keterangan keduanya, mereka mengaku mendapat obat mercon itu dari AHW.

“HN dan DA ini diperintah pelaku (AHW) untuk menjual dengan harga Rp400 ribu,” imbuhnya.

Dari penangkapan itu, petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap AHW di rumah di Samborejo, Kecamatan Tirto.

Baca juga: Caleg 23 Tahun di Kabupaten Pekalongan Bikin Kursi PKS Bertambah

Pelaku kemudian menunjukan ratusan gram bahan racikan obat untuk membuat mercon.

“Pelaku sendiri mengakui bahwa dia telah menyuruh HN dan DA untuk menjualkan obat mercon atau bahan peledak (petasan) yang telah dibuatnya,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polres Pekalongan guna penyidikan lebih lanjut. (Indra Dwi Purnomo)

Baca juga: Operasional Tempat Hiburan Malam di Batang Dibatasi Selama Ramadan, Spa dan Karaoke Hanya Buka 4 Jam

Baca juga: 2000 Apem di Tubuh Naga Jadi Rebutan Warga Pati di Tradisi Kirab Ruwahan Apem Sambut Ramadan

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *